Apa itu Bea Cukai?

Hai teman-teman. Hari ini saya akan membahas instansi saya Bea Cukai wuwuwuwu hehe. Bea Cukai atau tepatnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) merupakan unit eselon I dibawah Kementerian Keuangan. Bea Cukai memiliki unit vertikal di sejumlah daerah di indonesia ada kantor wilayah yang merupakan kantor adminstratif dan kantor pelayanan yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat atau pengguna jasa, bagi teman-teman yang dekat rumahnya ada kantor Bea Cukai apakah itu kantor wilayah atau kantor pelayanan nih? Kantor pelayanan biasanya bernama KPPBC dan diikuti tipe kantor dan nama daerah pengawasan, misalnya KPPBC TMP B Surakarta, KPPBC TMP A Bandung dan lain sebagainya.

Apa sih fungsi Bea dan Cukai?

Nah pada saat saya kuliah dulu di PKN STAN dijelaskan bahwa DJBC memiliki 4 tugas dan fungsi pokok yaitu:

  1. Revenue Collector, merupakan fungsi DJBC dalam mengoptimalkan penerimaan negara melalui Bea Masuk, Bea Keluar, Pajak dalam Rangka Impor dan Cukai.
  2. Community Protector, merupakan fungsi DJBC dalam melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang yang dilarang dan dibatasi sesuai Undang-undang Kepabeanan dan Undang-undang Cukai.
  3. Trade Fasilitator, merupakan fungsi untuk memfasilitasi perdagangan sehinggan perdagangan dapat berjalan dengan efisien melalui pelayanan yang cepat dan efektif.
  4. Industrial Assistance, merupakan fungsi untuk memberikan asistensi dan dukungan kepada industri dalam negeri agar dapat bersaing di pasar internasional.

lebih lengkapnya tentang Bea Cukai dapat anda cari di(beacukai.go.id)

Bea Cukai itu yang di bandara dan di pelabuhan?

Iya benar sekali. Tugas pokok bea cukai adalah melakukan pengawasan kegiatan keluar masuk barang dari luar daeran pabean menuju kedalam daerah pabean Indonesia. Nah, masuk keluarnya barang pada daerah Indonesia itu melalui Bandara, Pelabuhan dan Pos Perbatasan antar Negara. Daerah itu disebut sebagai kawasan pabean, jadi seluruh barang yang melalui kawasan pabean perlu diberitahukan atau dilaporkan kepada Kantor Bea dan Cukai.

Secara umum ada 2 pemberitahuan kepada Bea Cukai dalam kegiatan ekspor dan impor yakni Pemberitahuan Impor Barang dan Pemberitahuan Ekspor Barang. Selain itu ada banyak pemberitahuan yang wajib dilakukan kepada Bea Cukai seperti Pemberitahuan Rencana Kedatangan Sarana Pengangkut, Pemberitahuan Manifest Sarana Pengangkut dan lain-lain.

Apa yang diawasi Bea Cukai?

Seluruh barang yang dari dan/atau menuju Daerah Pabean Indonesia dan Barang Kena Cukai di dalam daerah pabean yang terutang cukainya.

Lahan Basah?

Hahahaha enggak kok Bea Cukai sama seperti instansi lainnya kering lantainya pakai keramik :). Emang sih banyak dari masyarakat, temen, saudara kalau tanya kerja dimana dijawab Bea Cukai pasti dibilang lahan basah tuh :v. Jadi saya jelaskan kepada teman-teman di Bea Cukai sudah tidak ada budaya buruk seperti pungli, suap dan bentuk korupsi yang lainnya. Kebiasaan seperti itu mungkin ada pada Bea Cukai dulu, tetapi sekarang tidak ada. Bea Cukai telah menerapkan SOP, SOP terebut akan dijaga demi pelayanan yang baik dan mampu memberikan kepuasan bagi pengguna jasa kepabeanan maupun cukai.

Pada setiap unit kantor vertikal Bea Cukai terdapat unit Kepatuhan Internal yang akan selalu mengawasi dan mengevaluasi kinerja, perilaku, dan etika pegawai Bea Cukai dalam bekerja dan bermasyarakat. Jadi tenang teman-teman apabila ada tindakan yang menyeleweng dari petugas Bea Cukai jangan khawatir teman-teman dapat melakukan pengaduan, tata cara pengaduan dapat dilihat dengan mudah pada website atau media sosial kantor Bea Cukai terkait.

Berapa sih gaji pegawai Bea Cukai?

Hehehehehe cukup untuk hidup sendiri maupun berkeluarga 🙂

Leave a reply: