Cara Menjadi Eksportir di Indonesia

Pada masa terjadinya pandemi Covid-19 sekarang ini mempunyai pekerjaan tetap dan mendapatkan pendapatan yang stabil merupakan suatu berkah. Menjadi pegawai swasta membuat orang was-was karena ekonomi yang tertekan membuat perusahaan harus berhemat dan memangkas pengeluaran, pekerjalah yang menjadi sasaran dengan PHK masal. Menjadi PNS merupakan pekerjaan yang paling nyaman, tetapi persaingan menjadi PNS di Indonesia sangat sulit, pada setiap tahunnya terdapat ratusan ribu pelamar yang menginginkan posisi sebagai PNS yang kuotanya bahkah hanya ratusan saja.

Lantas apa solusinya?

Kita bisa membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya dengan menjadi seorang Eksportir. Ah menjadi pengusaha susah, banyak birokrasi yang harus dipenuhi apalagi mau menjadi eksportir (itu jaman dahulu). Saat ini menjadi Eksportir sangat mudah, hanya dengan memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) kita sudah bisa diberikan akses kepabeanan dan bisa melakukan kegiatan ekspor/impor. Et gampang kan? apa sih list yang harus dipersiapkan sebelum menjadi Eksportir ini dia cara menjadi eksportir di Indonesia.

Hal yang perlu dipersiapkan untuk menjadi Eksportir

  1. Mempunyai produk untuk di ekspor.
  2. Mengecek ketentuan larangan dan pembatasan produk anda melalui website INSW.
  3. Mempunyai buyer yang akan membeli produk anda diluar negeri.
  4. Mempunyai NPWP (Perseorangan/Badan Usaha). Saat ini kita bisa membuat NPWP melalui website DJP atau datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak Terdekat.
  5. Membuat NIB melalu Online Single Submission.
  6. Mengajukan permohonan modul Ekspor di Kantor Pelayanan Bea Cukai terdekat.
  7. Apabila tidak ingin repot dengan pengurusan dokumen kepabeanan, kalian bisa menggunakan jasa Perusahaan Pengurus Jasa Kepabeanan (PPJK).
  8. Menyewa jasa pengangkutan.

Kesimpulan

Menjadi eksportir di indonesia sangat mudah, pemerintah pun sangat mendukung para pengusaha untuk mengembangkan usahanya dengan melakukan ekspor ke luar negeri. Dengan ekspor kita membantu membuat lapangan pekerjaan, membantu meningkatkan perekonomian Indonesia, dan membantu Meningkatkan Devisa Hasil Ekspor untuk pembiayaan Impor yang strategis.

Leave a reply: